Keutamaan-Keutamaan Shalat

SHALAT MEMILIKI SEKIAN BANYAK KEUTAMAAN, DI ANTARANYA:

Dengan shalat, Allâh akan meninggikan derajat dan menghapuskan kesalahan

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Tsaubân Radhiyallahu anhu :

عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ لِلهِ ، فَإِنَّكَ لَا تَسْجُدُ لِلهِ إِلَّا رَفَعَكَ اللهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيْئَةً.

“Engkau harus memperbanyak sujud (shalat).Sesungguhnya engkau tidak bersujud sekali saja kepada Allâh, kecuali dengan sujud itu Allâh akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan darimu.”[1]
Shalat menjadi salah satu sebab masuk Surga sekaligus menjadi teman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami Radhiyallahu anhu , ia bercerita, “Aku pernah bermalam bersama Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhu’ dan keperluan Beliau. Beliau pun bersabda kepadaku, ‘Mintalah!’ Maka saya katakan, ‘Aku minta agar aku bisa menemanimu di surga.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Adakah yang lain selain itu?’ Aku menjawab, ‘Hanya itu saja.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَأَعِنِّيْ عَلَىٰ نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ.

Bantulah aku untuk mengabulkan permintaanmu dengan banyak bersujud.[2]
Berjalan menuju masjid akan dicatat baginya kebaikan-kebaikan, ditinggikan beberapa derajat, dan dihapuskan kesalahan-kesalahan

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِـيْ بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيْضَةً مِنْ فَـرَائِضِ اللهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَـحُطُّ خَطِيْئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً.

Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian berangkat ke rumah Allâh (ke masjid) untuk menunaikan salah satu kewajiban yang diperintahkan Allâh maka salah satu dari tiap-tiap dua langkahnya akan menghapuskan kesalahan dan yang lainnya akan meninggikan derajat.[3]
Akan disediakan jamuan di surga setiap kali seorang Muslim berangkat ke masjid untuk shalat

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ أَعَدَّ اللهُ لَهُ فِـي الْـجَنَّةِ نُزُلًا كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ.

Barangsiapa berangkat ke masjid pada pagi atau sore hari, maka Allâh akan menyediakan baginya jamuan di Surga, setiap kali datang pada pagi atau sore hari.[4]
Pahala orang yang berangkat menunaikan shalat sama seperti pahala orang yang berhaji dengan ihram

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوْبَةٍ ؛ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْـحَاجِّ الْمُحْرِمِ…

Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk mengerjakan shalat wajib maka pahalanya adalah seperti pahala orang yang menunaikan ibadah haji dengan ihram[5]
Barangsiapa berangkat ke masjid, lalu ia mendapati orang-orang telah selesai mengerjakan shalat berjama’ah, maka baginya pahala orang yang mengerjakan shalat berjama’ah

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوْءَهُ ثُمَّ رَاحَ فَوَجَدَ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا ،أَعْطَاهُ اللهُمِثْلَ أَجْرِ مَنْ صَلَّاهَا وَحَضَرَهَا ، لَا يَنْقُصُذٰلِكَ مِنْ أَجْرِهِمْ شَيْئًا.

Barangsiapa wudhu’ lalu membaguskan wudhu’-nya.Kemudian menuju masjid tapi ia dapati orang-orang telah shalat, maka Allâh Azza wa Jalla memberinya pahala orang yang shalat dan menghadirinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”[6]

Dan masih banyak lagi hadits-hadits yang menjelaskan tentang keutamaan shalat. Semoga Allâh memberikan taufiq kepada kita agar dapat mengerjakan shalat dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan keutamaannya.[7]

Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 10/Tahun XVIII/1436H/2015M.]
_______
Footnote
[1] Shahih: HR. Muslim (no. 488 (225)).

[2] Shahih: HR. Muslim (no. 489).

[3] Shahih: HR. Muslim (no. 666) dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu.

[4] Muttafaq ‘alaih: HR. Al-Bukhâri (no. 662) dan Muslim (no. 669) dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu

[5] Hasan: HR. Abu Dawud (no. 558) dari Abu Umâmah Radhiyallahu anha. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 320).

[6] Shahih: HR. Abu Dawud (no. 564) dan an-Nasa-i (II/111). Lihat Takhrîj Hidâyatur Ruwât (II/15, no. 1103) dan Shahîh Sunan Abi Dawud (III/ 99, no. 573).

[7] Dinukil dari Shalâtul Mu’min (I/135-139) dengan diringkas, karya Syaikh DR. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthaniحفظه الله تعالى.

Title : Keutamaan-Keutamaan Shalat
Description : SHALAT MEMILIKI SEKIAN BANYAK KEUTAMAAN, DI ANTARANYA: Dengan shalat, Allâh akan meninggikan derajat dan menghapuskan kesalahan Rasûlul...

0 Response to "Keutamaan-Keutamaan Shalat"

Post a Comment

Kategori

Adab (9) Adzan (16) Ain (1) Air (3) Anak (1) Anjing (2) Aqiqah (3) Asuransi (1) Bangkai (1) Cadar (1) Demonstrasi (9) Doa (35) Dzikir (1) E-Book (2) Gadai (1) Gerhana (6) Hadiah (1) Haid (3) Haji Dan Umroh (9) Hibah (1) Hijab (1) Homo (1) Hudud (7) I'tikaaf (1) Ied (2) Ifthaar (1) Ilaa (1) Isbal (7) Jabat Tangan (1) Jaminan (1) Jenazah (5) Jenggot (2) Jihad (3) Jual Beli (18) Judi (2) Jum'at (6) Junub (1) Kaidah Fiqh (83) KENCING (1) Khitan (1) Khutbah (2) Lailatul Qadr (1) Mahrom (1) Makanan (1) Masbuq (1) Masjid (3) Membunuh (1) Mencuri (1) MLM (2) Muharram (2) Nafkah (6) Najis (2) Nama (5) Nawazil (3) Nifas (2) Nikah (15) Nusyuz (1) Other (1) Politik (8) Puasa (11) Qurban (11) Riba (8) Sahur (3) Sedekah (1) Sewa (1) Shaf (3) Sholat (58) Siwak (1) Suci (2) Sujud (4) Sumpah (1) Ta'ziah (1) Tabarruj (3) Takbir (1) Talak (14) Tarawih (1) Tasyrik (3) Tayamum (3) Tepuk Tangan (1) Tetangga (1) Thaharah (3) Ular (1) Video Dan Audio (1) Wirid (1) Witir (2) Wudhu (6) Yatim (1) Zakat (9) Ziarah (1) Zina (2)

Random Ayat Quran

Millis

Join dan ikuti diskusi ilmiah, tanya jawab dan info-info yang insyaAllah sangat bermanfaat.